DESA REJASA –** Desa Rejasa pada Minggu, 3 Mei 2026, sukses menyelenggarakan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, sebuah kegiatan yang secara efektif membangkitkan semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ratusan warga, didampingi anggota PKK dan kader Posyandu, secara serentak melakukan aksi bersih-bersih di seluruh wilayah desa, dimulai tepat pukul 07.30 WITA dengan penanda khas berupa bunyi *kulkul* dari masing-masing banjar.
Kegiatan diawali dengan berkumpulnya warga di titik-titik yang telah ditentukan, seperti Kantor Desa dan Balai Banjar, lengkap dengan peralatan kebersihan pribadi seperti sapu, pengki, dan karung sampah. Momen yang paling menarik perhatian dan menjadi penanda dimulainya aksi adalah ketika para ketua Tim Penggerak PKK di masing-masing banjar secara serentak membunyikan *kulkul*, sebuah alat komunikasi tradisional khas Bali. Suara *kulkul* yang berulang-ulang menciptakan suasana meriah dan penuh semangat, seolah memanggil seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif.
Dalam pelaksanaannya, gerakan ini tidak hanya berfokus pada pembersihan fisik lingkungan, tetapi juga sebagai medium untuk memperkuat ikatan sosial dan rasa memiliki di antara warga. Jalan-jalan desa, selokan, hingga area fasilitas umum seperti balai banjar dan halaman kantor desa menjadi target utama pembersihan. Terlihat jelas antusiasme warga yang bahu-membahu membersihkan sampah, rumput liar, dan lumpur yang menyumbat saluran air, menunjukkan esensi gotong royong yang masih melekat kuat dalam kehidupan masyarakat Rejasa.
Kebersihan adalah tanggung jawab kolektif demi terwujudnya lingkungan desa yang sehat, nyaman, dan lestari, terutama untuk anak-anak kita yang merupakan penerus bangsa. Peran PKK dan kader Posyandu juga sangat sentral tidak hanya dalam menggerakkan massa, tetapi juga mengedukasi warga tentang pentingnya sanitasi dan pengelolaan sampah yang benar.